Bab 10: Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah
Nabi Muhammad SAW melaksanakkan hijrah ke kota Madinah dengan misi untuk meneruskan dakwah untuk menyebarkan islam agar menyebar ke seluruh penjuru bumi. Kita sebagai umatnya harus mengetahui peristiwa apa saja yang terjadi Ketika nabi sampai dan hidup di kota Madinah. Sebelum itu Mari Simak yuk tentang video dibawah ini !
1. Membangun Masjid Bersejarah di Madinah
Masjid Nabawi adalah masjid yang didirikan nabi berserta umatnya di kota Madinah.
Lokasi masjid ini adalah tempat unta Nabi berhenti pertama kali setelah berjalan jauh dari Mekkah.
Nabi dan para sahabat membangun masjid bersama-sama dengan semangat gotong royong.
Masjid Nabawi juga dijadikan tempat yang sangat berguna untuk aktivitas apapun termasuk untuk bermusyawarah (berdiskusi), latihan perang, mengobati orang sakit, bahkan menjadi tempat tinggal bagi orang-orang fakir miskin (disebut Ahl al-Suffah).
2. Menjalin Persaudaraan yang Kuat Antara Muhajirin dan Anshar (Ukhuwah)
Semua umat muslim adalah saudara, maka wajib untuk menjalin persaudaraan antar sesama, supaya hidup menjadi berwarna dan tenteram.
Rasulullah SAW bersabda “Mukmin satu dan mukmin lainnya bagaikan bangunan yang satu sama lain saling menguatkan”
Kaum Muhajirin: Adalah sahabat Nabi yang pindah (hijrah) dari Kota Mekkah ke Madinah.
Kaum Ansar: Adalah penduduk asli Madinah (dari suku Aus dan Khazraj) yang mau menolong kaum Muhajirin.
Nabi Muhammad SAW mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Ansar agar mereka bisa saling membantu, apalagi Muhajirin tidak punya harta dan pekerjaan di Madinah.
Contoh teladan bagi kita:
Kaum Ansar menolong dengan rasa ikhlas, bahkan rela untuk memberikan harta kepada kaum muhajirin.
Kaum Muhajirin tidak mau berpangku tangan dan tetap berusaha mencari rezeki, contohnya Abdurrahman bin Auf yang sukses dengan berdagang.
3. Menciptakan Kerukunan Antarumat Beragama
Penduduk Madinah itu Beragam. Di Madinah, ada kaum Muslim, kaum Yahudi (Suku Quraizah, Nadir, dan Qainuqa), dan kaum musyrik (penyembah berhala).
Nabi Muhammad SAW membuat perjanjian dengan Kaum Muslim dan Yahudi (penduduk Madinah) yang isinya dikenal sebagai Piagam Madinah.
Isi Dari Piagam Madinah:
Mengakui bahwa mereka semua sebagai satu umat yang punya tujuan sama.
Seluruh penduduk punya hak dan kewajiban yang sama.
Tidak boleh ada penganiayaan.
Hukum harus ditegakkan tanpa memandang suku dan agama.
Sikap yang Bisa Kita Contoh (Pesan Moral)
(Gambar: ../aset/pesanmoral.webp)
Toleran: Menerima dan menghargai perbedaan latar belakang apa saja, baik suku maupun agama dan lain lain.
Pendirian yang Teguh: Yakin dengan keyakinan kita, tapi tetap baik kepada orang lain.
Saling Menghargai Perbedaan: Karena perbedaan adalah Rahmat yang harus kita syukuri.
Kuis Jejak Madinah 🕌
Mari uji pemahamanmu tentang sejarah hebat Rasulullah membangun kota Madinah!
Latihan Pemahaman
Pilih jawaban yang paling mencerminkan pelajaran dari kisah Madinah!
1. Saat Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah, beliau tidak hanya menjadikan Masjid Nabawi sebagai tempat salat. Di bawah ini, manakah yang bukan termasuk fungsi Masjid Nabawi pada zaman tersebut?
A. Tempat bermusyawarah dan berdiskusi.
B. Tempat berjualan dan pasar utama kota.
C. Tempat tinggal bagi fakir miskin (Ahl al-Suffah).
D. Tempat mengobati orang sakit.
2. Budi adalah seorang murid baru yang pindah dari pulau seberang. Teman sekelasnya, Andi, dengan ikhlas membantu Budi meminjamkan catatan dan menemaninya bermain. Jika diibaratkan dengan kisah hijrah, peran Andi sama seperti kaum...
A. Kaum Anshar
B. Kaum Muhajirin
C. Kaum Yahudi
D. Kaum Quraisy
3. Abdurrahman bin Auf adalah sahabat yang ikut hijrah dari Makkah tanpa membawa harta sedikitpun. Namun, ia menolak saat diberi setengah harta oleh saudaranya dari Madinah, dan memilih untuk bekerja mandiri. Pekerjaan apakah yang ditekuni Abdurrahman bin Auf hingga sukses?
A. Bertani
B. Menjadi tentara
C. Berdagang di pasar
D. Membangun masjid
4. Rasulullah SAW bersabda, "Mukmin satu dan mukmin lainnya bagaikan bangunan..." Kelanjutan makna dari hadis tersebut adalah...
A. Yang berlomba-lomba mencari harta.
B. Yang satu sama lain saling menguatkan.
C. Yang indah dan tinggi menjulang.
D. Yang saling menjatuhkan satu sama lain.
5. Untuk menyatukan berbagai kelompok yang berbeda agama di Madinah (seperti Yahudi dan kaum Musyrik), Nabi Muhammad SAW membuat sebuah perjanjian perdamaian. Perjanjian tersebut dikenal dengan nama...
A. Sumpah Pemuda
B. Perjanjian Aqabah
C. Piagam Madinah
D. Piagam Makkah
6. Salah satu isi dari Piagam Madinah adalah "Hukum harus ditegakkan tanpa memandang suku dan agama". Pesan moral apa yang bisa kita ambil dari peraturan ini dalam kehidupan sehari-hari?
A. Kita harus bersikap adil kepada siapa saja, tidak peduli dari mana asalnya.
B. Kita hanya berteman dengan orang yang seagama saja.
C. Hukum hanya berlaku untuk orang pendatang saja.
D. Kita boleh membeda-bedakan teman asalkan untuk kebaikan.
7. Dalam menciptakan kerukunan antarumat beragama di Madinah, Rasulullah mencontohkan sikap "Toleran". Apa makna toleran menurut materi di atas?
A. Mengikuti ibadah agama orang lain agar terlihat rukun.
B. Menerima dan menghargai perbedaan latar belakang dan agama orang lain.
C. Memaksa orang lain untuk sepemikiran dengan kita.
D. Menjauhi teman yang berbeda agama dengan kita.
8. Kaum Muhajirin tiba di Madinah dalam keadaan lelah dan tanpa harta, namun mereka tidak mau "berpangku tangan". Sikap tidak mau berpangku tangan artinya...
A. Melipat tangan saat berbicara.
B. Hanya menunggu diberi bantuan oleh kaum Anshar.
C. Mandiri dan tetap berusaha atau bekerja mencari rezeki sendiri.